
Pro Kontra Kenaikan BBM satu sisi kita lihat sebagai kalkulasi Dunia, tapi bagi orang beriman dan ingin beriman kita tidak cukup melihat sesuatu hanya dengan kalkulasi Duniawi saja karena kita Punya pemilik yaitu Allah SWT.
sebetulnya yang paling mencemaskan dari gejolak kenaikan BBM ini bukan naiknya bensin atau bahan bakar minyak lainnya TURUNNYA keimanan Kepada Allah SWT, seakan-akan bahagia sengsara hidup mati ditentukan BBM
Tentu saja Saya Pribadi sangat menghargai bagi Pihak-pihak yg ingin mensejahterakan masyarakat, saya percaya alasan untuk menaikan BBM ini ada alasan untuk kemaslahatan. dan saya percaya yg tidak sependapat juga niatnya agar kita tidak sengsara, bahasan ini tidak bermaksud menyentuh kepada yg PRO dan KONTRA, tapi semoga di balik pro kontra ini kita jgn sampai LALAI untuk meyakini siapa yg sesungguhnya menjamin Rizki kita, mengapa demikian ! karena jikalau kita sudah melupakan Allah di balik semua kejadian ini kita berhadap selain Allah dan kita takut kepada selain Allah sebetulnya kita sudah masuk ke wilayah yg tidak disekuai Alloh yaitu SYIRIK jgn sampai kita menyekutukan Allah dengan Bahan Bakar Minyak, seakan-akan dengan naiknya kita selamat seakan-akan dengan naiknya celaka, ini yg harus kita WASPADAI
Benar ada kalkulasi duniawi tetapi kalkulasi Allah melampaui kalkulasi apapun apalagi kita pernah memalui berbagai episode kehidupan ini kalau menyebut kenaikan BBM sudah berkali-kali kalau menyebut tentang bencana alam dan kesulitan sudah kita saksikan bertubi -tubi Tetapi Allah punya hubungan langsung dengan setiap hamba-hamba yg DIA ciptakan, Allah maha tahu kebutuhan hambanya dari pada hambanya itu sendiri, dan Allah maha mendengar setiap doa dan jeritan hati setiap hambanya dalam hidup pikuk manusia yg amat banyak. Allah tetap menjalin hubungan yg benar-benar pribadi dgn setiap mahluk & hamba2nya yg DIA ciptakan, karena Allah menguasi setiap ciptaan-Nya dan ada jaminan dari Allah kepada Hamba2nya.
(QS. Hud ayat 6). ini salah satu yg harus kita yakini.
"Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh)"
Lalu siapa yg melapangkan dan menyempitkan Rizki ?
(QS: Ar-Ra'd Ayat: 26)
"Allah meluaskan rezeki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. Mereka bergembira dengan kehidupan di dunia, padahal kehidupan dunia itu (dibanding dengan) kehidupan akhirat, hanyalah kesenangan (yang sedikit)"
dan (QS: Yunus Ayat: 36)
"Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan"
Jadi saudaraku sekalian dari beberapa cuplikan Ayat ini membuat kita tidak ragu menghadapi kehidupan ini apapun keadaannya, Kita ini Milik Allah, berada di bumi Allah, Allah yg mengurusi kita dari masa ke masa memang episodenya saat ini seperti ini, namun ingat setiap semua kejadian bagi Orang yg beriman tidak merugikan. Inget Janji Allah pada (QS.At-Thalaq ayat :2-3).
"Waman Yattaqillaha Yaj’allahu Makhrajan Wa Yarzuqhu Min Haithu La Yahtasib. Waman Yatawakkal ‘Allahi Fahuwa Hasbuh. Innallaha Balighu Amrihi Qad Ja’alahullahu Likulli Syaiin Qadra."
“…….. Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar